Pebasket dunia LeBron James menegaskan bahwa adanya pelanggaran harus dilakukan Anthony Davis. Manajer umum Lakers, Rob Pelinka, mengizinkan James dan Davis untuk memberikan pengaruh dalam mengambil keputusan di kantor tim. Anthony Davis bahkan menghabiskan sebagian dari film di musim panasnya yang berjudul “Space Jam 2.”

Sedangkan saat ini, Tim Lakers tampaknya memiliki semua yang diinginkan pemain basket Anthony Davis. Lagi pula, melalui wakilnya secara terbuka meminta Pelikan New Orleans untuk memasarkan nama Anthony Davis yang mengarah ke batas waktu perdagangan musim lalu. Jadi tidak mungkin Anthony Davis ingin meninggalkan Lakers setelah ia berstatus bebas agen di transfer musim panas mendatang.

“Sebagai pemain basket profesional saya hanya ingin fokus untuk tahun ini,” ucap Anthony Davis pada media Lakers.

Yakin dan benar untuk mengatakan bahwa nasib kejuaraan NBA Lakers akan menjadi faktor dalam keputusan sang pemain basket Anthony Davis. Bagaimanapun juga, Davis menjadi semakin frustrasi selama tujuh tahun masa tugasnya dengan klub New Orleans Pelicans. Meskipun pendaratan enam penampilan All-Star NBA dan tiga tempat di tim utama All-NBA, Pelikan mencapai playoff hanya dalam dua musim setelah itu. Mereka tidak pernah maju melewati putaran kedua. Karenanya, perwakilan Davis menuntut dipasarkan namanya setelah menjelaskan kepada kantor klub Pelikan bahwa dirinya tidak punya rencana untuk menandatangani perpanjangan kontrak musim panas ini.

Dan selain menang, klub basket dunia Lakers berusaha membuat Anthony Davis nyaman sebagai pemain basket dengan cara lain.

Komponen terbesar melibatkan peran Anthony Davis sendiri. Pemain basket lain yang bernama LeBron James sebagai rekannya menegaskan bahwa pelatih Lakers Frank Vogel perlu membuat Davis harus menjadi pemain yang fokus dalam sistemnya setelah rata-rata 23,7 poin pada penembakan 51,7 persen dan 12,0 rebound per game selama tujuh musim bersama Tim Pelikan.

“Jika tim tidak bermain melalui tangan Anthony Davis saat dia berada di lapangan, tidak masuk akal untuk membuatnya di lapangan,” kata James.

“Dia sehebat itu. Dan itu tidak berarti setiap kali dia turun, kita berkali-kali lemparkan bola ke tangan dia. Tetapi harusnya kami memiliki kemampuan untuk melakukannya.” tutup James

Kalimat yang dikeluarkan James itu sangat kontras dengan apa yang dikatakan pemain basket lain yaitu Kobe Bryant tentang Dwight Howard sebelum musim 2012-13. Sama seperti James yang berusia 34 tahun ingin mengurangi beban kerjanya dan mentransisikan Anthony Davis yang berusia 26 tahun menjadi bintang Lakers berikutnya, Bryant yang berusia 34 tahun memiliki rencana yang sama untuk Howard yang berusia 27 tahun. Sebaliknya, Bryant menyatakan bahwa Lakers adalah “tim saya” tulis media Lakers enam tahun lalu.

Pada musim tersebut, kedua pemain basket Bryant dan Howard memiliki perbedaan filosofis dan kepribadian yang berkelanjutan. Howard mengejek pemotretan dan skor tinggi Bryant. Bryant tidak menyukai bahwa tingkat keterlibatan Howard di pertahanan sebagian besar didasarkan pada peran serangannya. Howard tidak percaya Bryant dan yang lain memberinya kredit yang cukup untuk bekerja melalui operasi punggung pada musim offseason atau musim libur. Bryant dan yang lainnya sering merasa Howard bersandar pada faktor itu sebagai alasan. Apapun, Howard meninggalkan Lakers sebagai agen bebas transfer musim panas berikutnya untuk Houston sebelum melihat karir NBA-nya anjlok di Atlanta, Charlotte dan Washington.

“Untuk apa yang dikatakan LeBron, sangat baik padanya. Kami akan saling memberi makan satu sama lain,” kata Anthony Davis.

“Kami adalah dua orang yang sangat tidak mementingkan diri sendiri dan hanya ingin menang. Ketika kami memiliki dua orang seperti itu, itu membuat kedua pekerjaan kami lebih mudah.​​” tutup sang pemain basket tersebut.

Dan untuk mempermudah pekerjaan sebagai pemain basket bagi James dan Anthony Davis, Tim Pelinka kerap meminta masukan dari mereka. Tidak butuh waktu lama bagi Tim Pelinka untuk melakukan panggilan telepon tiga arah dengan James dan Davis setelah Lakers memperolehnya dari New Orleans untuk Brandon Ingram, Lonzo Ball, Josh Hart, pick No. 4 dan beberapa picks masa depan lainnya tak lama sebelum draft NBA. Tidak butuh waktu lama bagi Tim Pelinka untuk memiliki teks grup dengan Davis sebelum dan sesudah agen bebas transfer dimulai pada 1 Juli.